OUTENTIK-Komisi A DPRD Kota Palu melakukan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kesiapan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 di SDN 15 Palu dan SMPN 1 Palu, Rabu (13/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan program pendidikan berjalan optimal serta menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat terkait penerimaan peserta didik baru.
Anggota Komisi A DPRD Kota Palu, Rini Haris, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan MBG di kedua sekolah tersebut berjalan baik dan mengalami perbaikan dibanding sebelumnya.
“Alhamdulillah, di SDN 15 dan SMP Negeri 1, pelaksanaan MBG sudah berjalan dengan baik dan ada perubahan dibanding sebelumnya,” ujar Rini.
Meski demikian, DPRD masih menunggu informasi resmi dari Dinas Pendidikan Kota Palu terkait mekanisme penerimaan siswa baru karena panitia pelaksana di kedua sekolah belum terbentuk.
“Kami masih menunggu data dan informasi fix dari Dinas Pendidikan terkait mekanisme penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027,” katanya.
Rini menjelaskan pengawasan tersebut dilakukan menyusul banyaknya komplain orang tua siswa pada proses penerimaan peserta didik baru tahun 2025 lalu.
“Banyak orang tua mengeluhkan anak mereka tidak diterima di sekolah padahal masuk dalam sistem zonasi. Ternyata ada beberapa persoalan yang memang belum semuanya bisa tercover,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Palu, Yusri, memastikan pelaksanaan program MBG di sekolahnya telah berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan.
“Penyaluran MBG kepada anak-anak dilakukan sesuai mekanisme atau prosedur yang sudah kami buat,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kota Palu Irsan Satria bersama Sekretaris Komisi Haekal Ishak serta anggota Arif Miladi, Rini Haris, dan Donal Payung Mangawe.









Komentar