Pelaporan ke Polisi Berbelit, Jurnalis Korban Pencurian di Palu Kebingungan

Outentik-Seorang jurnalis di Kota Palu, Amat Banjir mengalami kebingungan saat hendak melaporkan kasus pencurian yang menimpanya ke pihak kepolisian tepatnya di Polsek Palu Selatan.

Rumahnya yang terletak di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, dibobol maling pada Kamis 6/3/2025 dinihari.

Pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga, termasuk uang tunai sekitar Rp17 juta, kartu identitas, serta tabung gas.

Amat mendatangi Polsek Palu Selatan sekitar pukul 09.00 WITA untuk melaporkan kejadian tersebut. Saat tiba di pos penjagaan, ia diarahkan ke ruang reskrim.

Namun, bukannya langsung diproses, respons yang diterimanya justru membuatnya bingung.

“Ada apa, Kanda?” tanya salah satu anggota reskrim.”Rumah saya dijebol, beberapa barang berharga hilang,” jawab Amat.

Namun, alih-alih mendapat bantuan segera, Amat justru diminta kembali ke bagian depan untuk melapor. Saat ia menjelaskan bahwa dirinya telah diarahkan ke reskrim, petugas hanya meminta duduk.

Tak hanya itu, petugas juga meminta agar istrinya ikut datang sebelum laporan bisa diproses.

“Kalau mau melapor, bawa saksi. Uang yang hilang itu uang istri bapak,” ujar petugas.

“Uang istri saya kan uang saya juga,” balas Amat.

Merasa tidak mendapat kejelasan, Amat pun memilih untuk pulang. Beberapa saat kemudian, patroli polisi mendatangi lokasi kejadian untuk memeriksa pintu yang dibobol.

Salah satu petugas justru menyarankan korban untuk membuat laporan terlebih dahulu, bertentangan dengan kesulitan yang dialaminya sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Palu Selatan mengatakan, pihak kepolisian tidak berniat untuk saling lempar dalam pelaporan yang dilakukan oleh korban.

“Mohon maaf sebelumnya jadi sebenarnya bukan ribet / dilempar. Jadi dari penjagaan sampaikan ke pak Amat untuk ke reskrim terlebih dahulu untuk konfirmasi terkait data data yg diperlukan. Nanti setelah itu baru ke penjagaan untuk dibuat laporan sesuai dengan data yang sudah ada dari reskrim. Jadi bukan niatnya saling lempar,” ujar Kapolsek Palu Selatan AKP Atmaji.

Ia juga menegaskan akan mengarahkan anggota kepolisian di Polsek Palu Selatan untuk memperbaiki teknis pelayanan.

“Nanti saya arahkan juga anggota dilapangan supaya memperbaiki teknis pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Komentar