OUTENTIK-Sebuah toko milik warga di kawasan Kelurahan Tatura Utara (Anoa) , Kota Palu, Sulawesi Tengah, terbakar di tengah kericuhan atau tawuran yang melibatkan warga Nunu dan Anoa.
Pemilik toko mengaku menjadi korban dan hingga kini belum mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.Pemilik toko menyampaikan peristiwa itu melalui unggahan media sosial. Ia mengaku sangat dirugikan akibat tawuran yang terjadi antara kedua kelompok warga tersebut.
“Sangat merugikan dan meresahkan tawuran antara Nunu dan Anoa. Saya korban pembakaran toko yang di Anoa,” tulis pemilik toko dengan akun @akbarishun, dalam unggahannya, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, warga dan aparat saling memberikan dugaan berbeda terkait penyebab toko tersebut terbakar. Ia menyebut aparat menduga kebakaran dipicu warga yang menggunakan bom molotov.
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga Anoa yang diterimanya, kebakaran diduga terjadi akibat gas air mata yang ditembakkan aparat saat berusaha membubarkan kericuhan.
“Entah siapa yang harus disalahkan dari semua ini,” ujarnya.
Pemilik toko berharap pemerintah segera mencari solusi untuk menyelesaikan konflik antara warga Nunu dan Anoa. Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama kebakaran yang dapat merugikan warga yang tidak terlibat dalam tawuran.
“Saya hanya berharap semoga ada solusi dari pemerintah. Dan semoga tidak ada lagi kebakaran selanjutnya,” katanya.









Komentar