OUTENTIK-Bentrokan antara warga Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tatura Utara (Anoa), Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali terjadi pada Kamis (6/8/2026) malam.
Polisi menyebut insiden yang dipicu kesalahpahaman itu diduga mengakibatkan dua warga terkena busur. Hingga kini, identitas korban maupun pihak yang terlibat masih dalam penyelidikan.
Kapolsek Palu Selatan Akp Mohammad Kasim mengatakan, aparat kepolisian bersama tokoh masyarakat dari kedua kelurahan langsung menggelar pertemuan untuk meredam situasi.
Dalam pertemuan tersebut disepakati pembentukan pos pengamanan di wilayah perbatasan Nunu dan Anoa sebagai langkah antisipasi bentrokan susulan.
“Baik, untuk malam ini kita tahu bersama bahwa warga dari Nunu dan Anoa sempat terjadi kesalahpahaman. Sehingga malam hari ini kita bersama dengan tokoh masyarakat, baik dari yang dituakan dari Nunu dan Anoa, kita kumpul bersama dan membuat kesepakatan untuk kita mengantisipasi jangan terjadi hal-hal yang terjadi seperti malam ini, dengan cara kita membuat pos di perbatasan antara Nunu dan Anoa,” kata Kasim, Jumat (7/8/2026).
Selain itu, warga Kelurahan Nunu juga meminta agar pelaku yang diduga terlibat dalam insiden sebelumnya segera ditangkap. Permintaan tersebut, kata Kasim, telah ditindaklanjuti oleh Polresta Palu.
“Ya, jadi untuk pelaku yang belum ditangkap, tadi sudah disampaikan oleh warga Nunu dan sudah ditindaklanjuti oleh rekan-rekan kita dari Polres, dan berjanji secepatnya akan diamankan. Karena ada proses-proses hukum yang sementara berjalan,” ujarnya.
Terkait korban, Kasim mengaku polisi belum dapat memastikan jumlah maupun identitasnya. Namun, pihaknya menerima informasi awal adanya dua orang yang diduga terkena busur.
“Untuk korban malam ini, kami belum bisa pastikan, tapi tadi ada informasi untuk korban ada dua orang yang kena busur,” ungkapnya.
Saat ditanya asal kedua korban, Kasim menyebut informasi tersebut masih didalami penyidik.
“Masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih bersiaga di perbatasan Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tatura Utara untuk mengantisipasi bentrokan susulan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.









Komentar