OUTENTIK-Kisah haru terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, saat Tiara Riska Ananda melangsungkan akad nikah dengan Syahrun A. Maarif di samping jenazah ayahnya, Muh. Kasman Paliba, SP, Jumat (7/8/2026). Akad tersebut dipercepat atas permintaan Tiara sebelum jenazah ayahnya dimakamkan.
Kasman yang merupakan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Buol sebelumnya datang ke Palu untuk berobat sekaligus mengurus persiapan akad nikah dan resepsi putrinya. Namun, ia meninggal dunia pada Jumat sekitar pukul 06.59 WITA.
Rekan almarhum, Muh. Nur Korompot, membenarkan akad nikah Tiara sebenarnya baru dijadwalkan beberapa hari kemudian.
“Seharusnya akad nikah anaknya ini masih akan berlangsung beberapa hari ke depan. Tetapi, anaknya sangat sedih sekali, dan meminta akad nikah dilaksanakan kemarin sebelum bapaknya dikebumikan (seperti dalam video beredar, disamping dari jasad ayahnya). Permintaan itu disetujui oleh pihak mempelai pria,” kata Nur.
Akad nikah kemudian digelar di Jalan Nuri, Kota Palu. Setelah prosesi akad selesai, jenazah Kasman langsung dimakamkan.
“Jadi kemarin kira kira setelah akad nikah langsung dilakukan proses. Pemakaman,” ujarnya.
Nur mengatakan Kasman berada di Palu untuk menjalani pengobatan sekaligus mempersiapkan pernikahan putrinya.
“Almarhum mempelai wanita ini merupakan sekretaris dinas PU kabupaten Buol. datang ke Palu untuk berobat dan sambil mengurus anaknya persiapan akad. Nikah dan resepsi. Tapi takdir berkata lain,” tuturnya.
Kasman disebut meninggal pada Jumat pagi. Kepergiannya membuat momen yang seharusnya menjadi hari bahagia bagi Tiara berubah menjadi suasana duka.
“Almarhum Pak Kasman, Jum’at pagi pukul 7 kurang 1 menit menghembuskan nafas terakhir,” kata Nur.
Menurut Nur, Syahrun merupakan pria asal Buol yang lahir di Palu dan kini bertugas sebagai ASN di Kabupaten Buol.
“Mempelai pria ini orang Buol tapi, sudah lahir di Palu. orang tua mempelai pria Buol. Cman sudah ditanggal di Palu. kemudian pria tersebut dapat tugas di Buol lagii jadi ASN,” jelasnya.
Akad nikah Tiara dan Syahrun pun berlangsung sebelum pemakaman Kasman. Sang ayah yang diharapkan mendampingi putrinya di hari bahagia itu justru lebih dahulu berpulang.









Komentar