OUTENTIK-Seorang pemulung berinisial IS (40) diduga mencuri sebuah tenda kerucut di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (21/8/2026) malam. IS sempat diamuk warga hingga pasrah dan mengucapkan permintaan agar dirinya dibunuh sebelum diamankan polisi.
IS diamankan bersama SA (28), seorang buruh bangunan yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Keduanya kini diamankan di Mapolsek Palu Selatan bersama barang bukti satu unit tenda kerucut.
Kapolresta Palu Kombes Pol Heri Rosena melalui Kapolsek Palu Selatan AKP Muhammad Kasim membenarkan pengamanan kedua terduga pelaku.
“Terduga pelaku IS sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan,” kata AKP Muhammad Kasim.
Dalam video yang beredar, IS terlihat dikerumuni warga dan dalam kondisi pasrah. Dia sempat mengucapkan, “Bunuh saja saya pak.”
Berdasarkan keterangan awal IS, tenda tersebut diambil sekitar pukul 17.30 WITA dari garasi milik warga. Karena berjalan kaki dan kesulitan membawa tenda, IS kemudian menyembunyikannya di semak-semak yang tidak jauh dari lokasi.
Sekitar pukul 18.30 WITA, IS kembali bersama SA menggunakan sepeda motor untuk mengambil tenda tersebut. Namun, keduanya dihadang warga saat hendak meninggalkan lokasi.
IS kemudian diamankan anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa Donggala Kodi dan dibawa ke Mapolsek Palu Barat. Sementara SA tetap berada di lokasi dan tidak mengalami penganiayaan.
Sekitar pukul 19.45 WITA, personel Polsek Palu Selatan tiba untuk mengamankan SA sekaligus menjemput IS dari Mapolsek Palu Barat.
Akibat kejadian tersebut, IS dilaporkan mengalami sakit pada bagian wajah, kepala belakang, serta jari telunjuk tangan kanan.









Komentar