OUTENTIK-Seorang pria bernama Ari Adiansyah (22), warga Jalan Malonda Lorong Buol, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, ditemukan meninggal dunia di area batu pemecah ombak belakang Swiss-Belhotel Silae Palu, Sabtu (9/5/2026) sore.
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum diketahui karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.Korban ditemukan sekitar pukul 15.10 Wita dalam posisi telungkup di kawasan batu pemecah ombak belakang hotel.
Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh dua karyawan hotel saat melakukan pengecekan cuaca untuk persiapan kegiatan makan malam di area terbuka hotel.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena melalui Kapolsek Palu Barat IPTU Irfan Muzakar mengatakan, salah seorang saksi melihat korban dalam kondisi pakaian terbuka hingga bagian leher dan celana turun sampai lutut.
“Seorang saksi melihat korban dalam posisi telungkup di atas batu pemecah ombak dengan kondisi pakaian terbuka hingga bagian leher dan celana turun sampai lutut, kemudian saksi langsung memberitahukan rekan kerjanya,” ujar IPTU Irfan Muzakar.
Kedua saksi diketahui bernama I Wayan Candra Jericho (17) dan Ahmad Rivaldi (27), yang merupakan karyawan hotel.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Palu Barat bersama tim Inafis Polresta Palu langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan pengamanan area. Polisi juga menghubungi pihak keluarga korban.Sekitar pukul 16.05 Wita, ayah korban bernama Risman (53) datang ke lokasi setelah dihubungi warga yang mengenali korban.
Risman menyebut anaknya keluar rumah sekitar pukul 12.40 Wita tanpa memberitahukan tujuan.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat berita acara penolakan autopsi. Hingga saat ini penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui,” kata IPTU Irfan Muzakar.
Usai dilakukan evakuasi bersama warga dan aparat kepolisian, jenazah korban dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penemuan.









Komentar