OUTENTIK-Oknum penipu mencatut nama pimpinan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu untuk meminta uang kepada pemilik KM Nazila 05 di tengah operasi pencarian kapal yang dilaporkan tenggelam di perairan Laut Maluku.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Muh Rizal mengatakan, pelaku memanfaatkan situasi darurat dengan menghubungi pemilik kapal dan meminta sejumlah uang dengan dalih kebutuhan operasional.
“Operasi ini dimanfaatkan oleh oknum penipu yang meminta sejumlah uang kepada pemilik kapal dengan mengatasnamakan pimpinan. Foto pimpinan diambil dari Google untuk meyakinkan korban. Jumlah yang diminta kurang lebih Rp40 juta,” kata Rizal di Palu, Selasa.
Menurut dia, pemilik kapal sempat mentransfer uang sebelum melakukan konfirmasi kepada pihak SAR.Sementara itu, pemilik kapal KM Nazila 05, Rifani, membenarkan adanya permintaan uang melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Ia mengaku telah mentransfer Rp25 juta sebelum memastikan bahwa permintaan tersebut merupakan penipuan.
“Iya benar ada yang minta uang. Saya sudah konfirmasi ke Basarnas bahwa itu penipuan. Dia minta langsung melalui WhatsApp, dan sudah sempat transfer Rp25 juta,” ujar Rifani.
Di sisi lain, operasi SAR terhadap korban KM Nazila 05 tenggelam berhasil menemukan seluruh anak buah kapal (ABK) dalam kondisi selamat.
Sebanyak 21 ABK ditemukan selamat setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam akibat cuaca buruk yang menyebabkan patah haluan saat berlayar dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema, Maluku Utara.
“Iya awalnya laporannya ada 27 orang. Ternyata beberapa tidak ikut dan yang dievakuasi berjumlah 21 orang,” kata Rizal.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melaporkan Communication Center (Com Center) Palu menerima informasi keberadaan korban melalui koordinasi dengan penjaga rakit di perairan Bolaang Selatan sekitar pukul 06.00 Wita.
Tim SAR yang menggunakan KN SAR Bhisma kemudian bergerak ke lokasi dan menemukan seluruh korban pada pukul 08.24 Wita.Saat ditemukan, para korban berada di rakit nelayan dalam kondisi lemas, namun masih memiliki persediaan makanan.
Tim SAR kemudian memberikan bantuan logistik untuk membantu memulihkan kondisi para korban sebelum dilakukan evakuasi.
Seluruh korban dievakuasi menuju RB 216 Gorontalo dan selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Pelindo Gorontalo. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR diusulkan untuk ditutup.









Komentar