OUTENTIK – Sebuah kecelakaan maut akibat kegagalan fungsi rem menewaskan seorang sopir truk asal Sulawesi Selatan di Jalan Lemuru, Kelurahan Tombang Permai, Luwuk Selatan, pada Selasa (3/3/2026) pukul 17.30 Wita.
Truk Hino Fuso bernomor polisi DD 8702 KD yang dikemudikan Sunardi (30) hilang kendali di jalur menurun tajam hingga menabrak dua sepeda motor dan sebuah rumah warga.
Kasat Lantas Polres Banggai, IPTU Ade Irvan Rivai Kurnia, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat kendaraan melaju dari arah Bukit Halimun menuju Jalan Dr. Moh. Hatta. Memasuki penurunan di Jalan Lemuru, sistem mekanis truk mengalami kegagalan total yang mengakibatkan kendaraan meluncur deras ke luar jalur.
“Rem truk tiba-tiba blong dan persneling tidak bisa difungsikan. Mobil langsung hilang kendali dan meluncur keluar jalur sebelah kanan,” jelas IPTU Ade Irvan.
Laju truk baru terhenti setelah menghantam motor Honda Revo DN 6414 CO dan Suzuki Satria F150 DN 5869 CQ yang sedang parkir, serta merusak bagian depan rumah milik Ramlin Hanis (65).
Akibat benturan keras tersebut, Sunardi (sopir) dinyatakan meninggal dunia di RS Claire Medika Luwuk akibat luka berat di kepala.Tiga penumpang lainnya, yakni Idil Sanusi (42), Novrianto Mawikere (27), dan Irfan (19), mengalami luka berat mulai dari patah tulang hingga trauma kepala dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
“Kami telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi serta mencatat identitas para korban. Tiga orang luka berat dan satu tewas. Kerugian materil diperkirakan Rp200 juta,” urai IPTU Ade Irvan.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa jenazah korban meninggal dunia akan segera dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.









Komentar