OUTENTIK-Personel Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Morowali menggelar penertiban dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Rabu (21/10/2026) malam.
Langkah cepat ini diambil merespons maraknya pengaduan masyarakat terkait kelangkaan BBM yang memicu antrean panjang di wilayah tersebut.
Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 19.30 WITA di kawasan SPBU Bungku, Bahomoleo, dan Desa Bente, petugas menemukan antrean kendaraan yang mengular serta sejumlah jerigen kosong yang diduga kuat disiapkan untuk praktik penimbunan BBM subsidi.
Kasat Reskrim Polres Morowali AKP Wawan Kurnadi, mewakili Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini menegaskan komitmennya untuk mengusut penyelewengan ini.
“Personel Unit II Tipidter yang dipimpin langsung oleh Kanit II Satreskrim IPDA M. Rafid, S.Tr.K., menemukan adanya antrean kendaraan di SPBU Bungku yang menunggu kedatangan pasokan BBM. Petugas juga menemukan sejumlah jerigen kosong di beberapa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penimbunan BBM bersubsidi,” tegas AKP Wawan.
Ia menambahkan, penertiban ini merupakan bagian dari tindak lanjut program prioritas Kapolri dalam merespons cepat keluhan warga. Pengawasan ketat dan koordinasi lintas instansi akan terus ditingkatkan agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran.
“Polres Morowali berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aduan masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan distribusi BBM bersubsidi. Kami akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk tidak menimbun BBM demi kepentingan pribadi dan aktif melaporkan setiap indikasi pelanggaran hukum terkait distribusi BBM.









Komentar