OUTENTIK-Kota Palu, Sulawesi Tengah, diguncang dua kali gempa bumi dalam selang waktu sekitar 14 menit pada Rabu (1/7/2026) Dinihari. Berdasarkan informasi awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama berkekuatan magnitudo 3,9 dan disusul gempa kedua dengan magnitudo 4,4.
Gempa pertama terjadi pada pukul 23.51.52 WIB atau 00.51 Wita dengan pusat gempa berada di koordinat 1,12 Lintang Selatan dan 120,04 Bujur Timur, sekitar 34 kilometer timur laut Sigi. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Selang beberapa menit kemudian, tepatnya pada pukul 00.05.30 WIB atau 01.05 Wita, gempa kedua berkekuatan magnitudo 4,4 kembali mengguncang wilayah yang sama.
Episentrum gempa berada di koordinat 1,14 Lintang Selatan dan 120,08 Bujur Timur atau sekitar 35 kilometer timur laut Sigi dengan kedalaman hanya 2 kilometer.
BMKG menyebutkan bahwa informasi yang disampaikan masih bersifat sementara dan mengutamakan kecepatan, sehingga data dapat berubah seiring dengan kelengkapan hasil pengolahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dua gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Sementara tidur tabangun karena gempa, lumayan keras, dua kali,”ujar Sasmita, salah satu warga Palu.
