OUTENTIK-Pemerintah Kabupaten Donggala mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 10 lokasi pada 2027. Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memperluas pengembangan kawasan pesisir dan memperkuat konektivitas distribusi hasil perikanan.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat peletakan batu pertama pembangunan KNMP di Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, Rabu (7/10/2026).
Sebelumnya, pembangunan KNMP di Donggala telah dimulai di enam lokasi dengan dukungan investasi pemerintah pusat senilai Rp30,2 miliar. Program tersebut mengusung konsep hub dan penyangga yang dilengkapi fasilitas pendukung kegiatan nelayan.
“Kita berharap masyarakat nelayan dapat mentransformasi kawasan pesisir tradisional menjadi kawasan yang mandiri, maju, modern, dan sejahtera,” ungkap Vera.
Vera mengatakan pengembangan KNMP di sejumlah titik diharapkan menjadi pintu gerbang kegiatan pendaratan dan distribusi hasil perikanan bagi kawasan sekitarnya.Untuk memastikan program berjalan optimal, dia meminta pemerintah desa, kecamatan, Dinas Kelautan dan Perikanan serta instansi terkait memberikan dukungan dan koordinasi.
“Saya meminta kepada pemerintah desa, kecamatan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta instansi terkait lainnya agar memberikan dukungan dan koordinasi yang sebaik-baiknya, sehingga KNMP ini dapat tumbuh pesat, sehat, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi nelayan agar semakin maju dan mandiri,” tegasnya.








Komentar