Kronologi Mobil Damkar di Morowali Terbalik Saat Menuju Lokasi Kebakaran

OUTENTIK-Mobil pemadam kebakaran milik Damkar Morowali terbalik saat menuju lokasi kebakaran di Teluran Matano, Kabupaten Morowali, Selasa (pagi), sekitar pukul 10.30 Wita. Kecelakaan terjadi karena sopir menghindari kendaraan lain di jalan bergelombang dekat jembatan, hingga menyebabkan satu petugas mengalami luka berat di bagian tangan.

Peristiwa itu bermula setelah petugas menerima laporan kebakaran dari warga usai mengikuti kegiatan pelatihan. Sebanyak lima unit armada langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.

“Ya, selesainya jam 10, anggota bersiap-siap untuk pembersihan peralatan,” kata Farly Apris, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Morowali, Kamis (15/1/2026).

Ia menyebut laporan kebakaran masuk menjelang pukul setengah 11.Dua unit armada berkapasitas 5.000 liter air berangkat lebih dulu ke lokasi kebakaran. Tiga unit lainnya, termasuk mobil berkapasitas 3.000 liter yang terbalik, menyusul dari belakang.

“Yang mendahulu itu 2 unit yang kapasitas 5 ribu, menuju TKP, disusul 3 unit yang 3 ribu,” ujarnya.

Kecelakaan terjadi saat mobil melintas di jalan bergelombang menuju jembatan. Kendaraan berpapasan dengan mobil lain yang posisinya masuk ke tengah jalan.

“Karena mungkin dalam kecepatan tinggi, revernya berbapasan juga dengan ada kentaraan,” katanya.

Sopir berusaha menghindar hingga mobil oleng dan menabrak trotoar sebelum terbalik ke sisi kiri jalan.

Di dalam mobil terdapat empat orang, terdiri dari tiga petugas dan satu sopir. Salah satu petugas terjepit saat berusaha keluar melalui kaca belakang kendaraan.

“Keluar tangannya, mungkin mau ambil posisi untuk berpuan. Itulah yang terjepit kemarin, terseret di sepanjang jalan itu,” ujarnya.

Korban terseret sekitar lima meter hingga mengalami luka berat di bagian tangan. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dokter menyatakan korban memerlukan beberapa kali tindakan operasi.

“Dokter sudah tindaki, cuma tertunjuk dari dokter, sementara penanganan dulu lukanya. Mungkin 3 kali operasi nanti,” katanya.

Sementara itu, dua petugas lainnya hanya mengalami luka ringan dan sopir dilaporkan selamat. Tidak ada korban dari masyarakat dalam kejadian tersebut.

“Kalo masyarakat lain, Pak, umum tidak ada yang jadi korban,” ujarnya.

Armada damkar mengalami kerusakan di bagian kanan dan saat ini diamankan di kantor untuk proses perbaikan.

Komentar