141 Warga Binaan Lapas Tolitoli Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

OUTENTIK-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melaksanakan tes urine terhadap seluruh pegawai dan 141 warga binaan kasus narkoba pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini dan penguatan komitmen untuk mewujudkan Lapas yang bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

Tes urine dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Dirpatnal).

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas medis Lapas kepada seluruh pegawai tanpa terkecuali serta warga binaan yang terlibat kasus narkoba.

Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Feldianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan jajaran Lapas dalam mendukung Program Akselerasi Pemberantasan Peredaran Narkoba di dalam Lapas dan Rutan.

“Tes urine ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen kami untuk memastikan lingkungan Lapas Kelas IIB Tolitoli tetap bersih dari narkoba. Tidak hanya kepada warga binaan, tetapi juga kepada seluruh pegawai tanpa terkecuali. Ini merupakan langkah preventif dan bentuk pengawasan internal yang harus terus kami lakukan,” ujar Feldianto.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pegawai dan 141 warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkoba. Capaian ini mencerminkan kepatuhan serta komitmen bersama dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan berintegritas.

Salah satu pegawai Lapas, Anggi, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Sebagai pegawai, kami sangat mendukung kegiatan tes urine ini. Selain sebagai bentuk pengawasan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi kami semua untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan oleh salah satu warga binaan berinisial D.

“Kami sebagai warga binaan merasa kegiatan ini penting. Tes urine ini memotivasi kami untuk benar-benar menjauhi narkoba dan menjalani masa pembinaan dengan lebih baik,” katanya.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Tolitoli berkomitmen melaksanakan tes urine secara rutin sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Komentar