OUTENTIK– Hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (8/1/2026) dini hari mengakibatkan sedikitnya enam rumah warga rusak di Kelurahan Kawatuna, Kota Palu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu memastikan kerusakan didominasi pada bagian atap rumah dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Palu, Irfan Suebo, menjelaskan bahwa angin kencang menyebabkan kerusakan dengan kategori sedang.
“Ada sekitar kurang lebih 6 rumah yang rusak,” ujar Irfan saat dikonfirmasi.
Menurutnya, kerusakan yang terjadi umumnya berupa atap rumah yang terlepas.
“Rusak sedang, itu cuman atap senya saja yang hilang. Paling sedikit 4 lembar, paling banyak sekitar 20 lembar,” katanya.
BPBD Palu juga melakukan pengecekan di wilayah lain, termasuk Kelurahan Pantoloan. Namun, hingga saat ini belum ditemukan laporan kerusakan serupa.
“Saya baru periksa juga yang di beberapa wilayah lain tidak ada. Tadi sejak pagi hari, walikota dan beberapa instansi terkait lainnya sudah melakukan pemantauan terkait kondisi,” paparnya.
Sementara itu, terkait kondisi banjir, BPBD Palu memastikan tidak ada kejadian signifikan.
“Banjir tadi cuman genangan saja,” jelasnya.
Irfan menambahkan bahwa BPBD Palu telah sejak lama mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem.
Imbauan tersebut diperkuat dengan rilis resmi dari BMKG yang mengingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Tengah.
BPBD Palu mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan segera melaporkan jika terjadi dampak bencana, guna mempercepat penanganan di lapangan.









Komentar