OUTENTIK-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli memperkuat pembinaan pendidikan bagi warga binaan melalui kegiatan pemberantasan buta aksara dan peningkatan kemampuan berhitung yang dilaksanakan pada Rabu (7/1/2026) di Perpustakaan Lapas Kelas IIB Tolitoli.
Program ini ditujukan bagi warga binaan yang terdata sebagai buta aksara guna memenuhi hak pendidikan mereka serta mendukung proses reintegrasi sosial.
Kegiatan belajar mengajar yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut merupakan bagian dari Pendidikan Kewarganegaraan Paket B. Pembelajaran difokuskan pada pemahaman dasar membaca, menulis, berhitung, serta materi tentang definisi, sifat-sifat, dan macam-macam norma dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan kegiatan didukung oleh Petugas Registrasi Lapas Tolitoli bersama peserta magang. Melalui materi yang disampaikan, warga binaan diharapkan memperoleh bekal pengetahuan dan nilai-nilai sosial kebangsaan yang berguna setelah kembali ke tengah masyarakat.
Program ini menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Tolitoli dalam menjalankan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan secara berkelanjutan.









Komentar