178 Peserta Bakal Unjuk Aksi di Turnamen Panjat Tebing BERANI CUP I

OUTENTIK-Turnamen Panjat Tebing BERANI CUP I akan resmi digelar di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu pada 28–31 Desember 2025.

Ajang yang digagas KPA PEACE ini menjadi salah satu kompetisi terbesar di akhir tahun dengan total 178 peserta yang akan berlaga pada berbagai kategori Boulder dan Lead, termasuk nomor usia dini Under 10 dan Under 13.

Tak hanya diramaikan atlet lokal, BERANI CUP I juga mencuri perhatian karena diikuti panjat tebing dari berbagai daerah luar Sulawesi Tengah seperti Jakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur.

Secara regional, turnamen ini melibatkan 13 kabupaten/kota di Sulteng dengan total hadiah mencapai Rp 38 juta.

Kejuaraan ini semakin menarik karena dipastikan akan menghadirkan atlet nasional peraih medali perak Kejurnas asal Makassar, peraih medali perak usia muda dari Sulawesi Tengah, hingga tim peraih medali emas dari Sulawesi Tengah. Selain itu, peraih medali emas Kejurnas dari Sulawesi Utara juga turut ambil bagian, membuat persaingan diprediksi berlangsung ketat dan kompetitif.

Kategori yang Dipertandingkan yakni Boulder Umum Putra/Putri, Boulder Mix, Lead Umum Putra/Putri, Under 13, Under 10.

Ketua Panitia turnamen BERANI CUP I, Alif, mengatakan bahwa antusiasme peserta menunjukkan betapa olahraga panjat tebing semakin diminati masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami bangga bisa menghadirkan turnamen bertajuk Sulteng Nambaso ini. Selain menjadi ruang kompetisi, ajang ini adalah wadah pembinaan atlet muda serta tempat berkumpulnya para atlet terbaik dari berbagai daerah,” ujar Alif.

“Kehadiran atlet nasional dan peraih medali dari berbagai provinsi akan menjadi pemacu semangat bagi peserta lokal. Harapannya, BERANI CUP I dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang suatu saat membawa nama Sulawesi Tengah ke level lebih tinggi,” tambahnya.

Alif menegaskan bahwa panitia telah menyiapkan fasilitas lintasan dan peralatan sesuai standar cabang olahraga panjat tebing, serta memastikan keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan.

“Kami memastikan venue dan jalur rintangan dipersiapkan dengan matang sesuai standar. Penonton juga bisa menikmati suguhan aksi menegangkan para atlet di arena,” katanya.

Dengan adanya kompetisi ini, Sulawesi Tengah kembali menunjukkan kesiapannya menjadi tuan rumah event olahraga berskala regional, sekaligus membuktikan bahwa BERANI CUP I adalah langkah awal membangun tradisi baru di dunia panjat tebing Tanah Kaili.

Komentar