OUTENTIK-Sebuah warung sari laut yang berada di Jalan Gunung Nokilalaki, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dilalap si jago merah pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WITA.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan warung dan sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran dalam proses pemadaman.
Dari pantauan ouentik, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dan penyelamatan milik Pemerintah Kota Palu dikerahkan ke lokasi kejadian.
Selain itu, satu unit mobil water canon milik Brimob Polda Sulawesi Tengah turut membantu upaya pemadaman api.
Petugas pemadam kebakaran sempat kewalahan karena akses masuk menuju lokasi kebakaran atau titik api hanya memiliki satu pintu. Kondisi tersebut diperparah dengan bangunan warung yang dikelilingi tembok pembatas tinggi, sehingga menyulitkan petugas menjangkau sumber api.
Pemilik warung, Basori, mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti awal mula kebakaran. Saat kejadian, ia sedang melayani pembeli di warungnya.
“Sementara saya jualan warung, dari sementara melayani, saya tidak tahu ada asap dan tidak tahu dari mana asalnya. Saya lari keluar mencari asal asap, ternyata dari atas, dari belakang, bukan dari warung,” ujar Basori.
Ia menambahkan bahwa di bagian belakang warung tidak terdapat rumah maupun bangunan lain.
“Di belakang hanya warung saya, kosong, tidak ada bangunan lain,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.









Komentar