OUTENTIK-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, terus meluas dengan total luasan terdampak mencapai 147 hektare.
Peristiwa ini terjadi di sejumlah desa sejak beberapa hari terakhir dan masih menyisakan bara api akibat kondisi cuaca kering, Sabtu (7/2/2026).
Kepala BPBD Parigi Moutong, Moh. Rivai, mengatakan kebakaran terjadi di Dusun 4 Desa Toboli; Dusun 1, 2, dan 3 Desa Avulua; Desa Uevolo di Kecamatan Parigi Utara; serta Dusun 1 Desa Towera, Kecamatan Siniu.
“Total luasan terdampak mencapai 147 hektare. Masih ada api yang kebanyakan bara bara api,” ujarnya.
Untuk menangani karhutla tersebut, BPBD Parigi Moutong mengerahkan 334 personel gabungan dan membentuk Posko Terpadu Penanganan Karhutla dan Kekeringan. Personel dibagi ke dalam empat tim untuk menjangkau titik api di wilayah perbukitan dan pegunungan.
“Kami bagi menjadi 4 tim untuk melakukan pemadaman pada titik titk api diatas bukit dan gunung,” jelas Rivai.
Ratusan personel tersebut terdiri dari Damkar 70 orang, Manggala Agni 10 orang, TRC BPBD Provinsi 10 orang, TRC BPBD Kabupaten 17 orang, TNI 130 orang, Polri 40 orang, serta dukungan dari Dinsos/Tagana, BPBPK, PUPRP, TPHP, Dinas Kesehatan, PMI, FPRB, dan MDMC.
BPBD Parigi Moutong terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, mengingat kondisi cuaca kering masih berpotensi memperparah kebakaran.









Komentar