OUTENTIK-Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menggelar retret bagi seluruh kepala dinas lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama tiga hari, Jumat hingga Minggu. Retret digelar di Masjid Raya Baitul Khairaat.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat integritas, moral, dan kesadaran spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mampu menjalankan tugas pemerintahan secara amanah dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa retret dirancang untuk membangun kesadaran moral dan spiritual para pejabat struktural.
Menurutnya, kualitas kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga oleh nilai integritas dan kejujuran pribadi.
“Pemerintahan yang baik harus dimulai dari hati yang bersih. Jabatan itu adalah amanah, sehingga setiap kebijakan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan,” ujar Anwar Hafid.
Selama retret berlangsung, para kepala dinas mengikuti rangkaian ibadah berjamaah, kajian keagamaan, tausiyah, serta diskusi reflektif mengenai etika dan tanggung jawab kepemimpinan.
Seluruh agenda dibimbing oleh Jamaah Tabligh, sehingga suasana kegiatan berlangsung sederhana, khusyuk, dan bernuansa khuruj.
Pemilihan masjid sebagai lokasi kegiatan, lanjut Anwar Hafid, juga mempertimbangkan efisiensi anggaran sesuai kebijakan pemerintah pusat, sekaligus memaksimalkan fungsi sosial masjid sebagai ruang kebersamaan tanpa sekat jabatan.
“Masjid bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Selain lebih efisien, kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah,” tambahnya.
Melalui retret ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dapat menumbuhkan budaya kerja birokrasi yang berlandaskan integritas, tanggung jawab, serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat.









Komentar