BMKG Pastikan Gelombang Laut Sulawesi Tengah Normal

OUTENTIK-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi gelombang laut di wilayah perairan Sulawesi Tengah kembali normal sejak 6 Januari, setelah sebelumnya sempat beredar informasi potensi gelombang tinggi di media sosial.

BMKG menyebut potensi gelombang tinggi hanya terjadi sesaat pada 5 Januari dan terbatas di perairan Buol.

Forecaster BMKG Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Abi Aslam, mengatakan sebagian besar perairan Sulawesi Tengah saat ini berada pada kategori gelombang rendah hingga sedang dan masih aman bagi aktivitas masyarakat pesisir dan nelayan.

“Iya, masih aman,” ujar Abi Aslam saat ditemui di Palu.

Ia menjelaskan, gelombang tinggi sempat diperkirakan terjadi berdasarkan hasil analisis cuaca dan kelautan, namun tidak meluas ke wilayah perairan lainnya di Sulawesi Tengah.

“Untuk Sulawesi Tengah sendiri, dari kami sudah beberapa kali memperkirakan adanya potensi gelombang sedang hingga tinggi. Namun, untuk gelombang tinggi itu sendiri, berdasarkan pantauan dan perkiraan kami, hanya terjadi pada satu waktu, yaitu kemarin tanggal 5. Itu pun hanya terpantau di wilayah perairan Buol,” katanya.

Menurut Abi Aslam, untuk tanggal 6 dan seterusnya, kondisi gelombang laut di Sulawesi Tengah diperkirakan berangsur normal.

Ia menambahkan bahwa data gelombang yang disampaikan BMKG merupakan hasil perkiraan karena keterbatasan alat pengamatan gelombang laut secara langsung.

“Sebenarnya data tersebut bukan merupakan data real-time gelombang yang terukur langsung, melainkan masih berupa perkiraan,” ujarnya.

BMKG tetap mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir untuk rutin memantau informasi cuaca dan kelautan terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum melaut.

Komentar