OUTENTIK-Di tengah dinginnya malam Kota Palu, sebuah kedai sederhana bernama #BarasaSarabaNunu hadir membawa kehangatan bagi warga.
Usaha kecil milik Nurlina ini berdiri beberapa bulan lalu di Jalan Beringin, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga.
Seperti namanya, menu andalan di kedai ini adalah saraba, minuman tradisional berbahan dasar jahe yang dipercaya mampu menghangatkan tubuh dan menambah stamina. Namun, bukan hanya saraba yang menjadi daya tarik, pengunjung juga bisa menikmati aneka makanan rumahan seperti sup ubi, mi goreng, mi rebus, binte, hingga camilan khas untuk teman ngobrol santai.
“Awalnya saya hanya ingin membuka tempat kecil untuk jualan saraba, karena banyak orang di sini suka minuman hangat. Tapi lama-lama saya tambahkan menu makanan biar pengunjung bisa lebih betah,” tutur Nurlina.
Meski baru berdiri beberapa bulan, kedai ini mulai dikenal warga sekitar sebagai tempat singgah yang ramah di kantong dan nyaman untuk berkumpul.
Suasana sederhana yang ditawarkan, ditambah aroma jahe hangat yang menyambut dari pintu masuk, membuat siapa saja merasa seperti pulang ke rumah sendiri.
Kehadiran Barasa Saraba Nunu juga menjadi bukti geliat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Palu yang terus tumbuh. Dengan kreativitas dan keberanian para pelaku usaha lokal, minuman tradisional seperti saraba tidak hanya bertahan, tetapi juga kembali menemukan tempat istimewa di hati masyarakat.









Komentar