OUTENTIK-Komitmen PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terhadap pengurangan emisi karbon diwujudkan dengan pengoperasian 322 unit kendaraan listrik di dalam kawasan industri hingga akhir Juli 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung target Indonesia mencapai net zero emission pada 2060.
Kendaraan listrik tersebut mencakup 199 dump truck milik Tsingshan Group, 72 unit loader listrik, 25 loader listrik milik PT DSI, serta 26 forklift listrik milik PT QMB dan IMIP.
Seluruh unit menggantikan kendaraan berbahan bakar minyak dalam operasional industri.
“Dump truck listrik milik Tsingshan Group sebanyak 199 unit, alat berat loader listrik 72 unit dan PT DSI memiliki 25 unit loader listrik, 25 unit forklift listrik PT QMB dan satu unit di IMIP. Sehingga akumulasi kendaraan listrik yang beroperasi sekitar 322 unit,” ujar Deputy Operational Director PT IMIP, Yulius Susanto, Selasa (5/8/2025).
Setiap dump truck mampu mengangkut hingga 30 ton material dan menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. Konversi ini dinilai mampu menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi industri hijau.
“Penggantian alat-alat berat dan truk bertenaga listrik ini mampu memberikan efek yang sangat baik untuk lingkungan. Ini upaya bersama, berkontribusi secara positif terhadap strategi pengurangan emisi nasional dan menjadi roadmap industri hijau di kawasan IMIP,” lanjut Yulius.
IMIP menargetkan jumlah kendaraan listrik mencapai 400 unit pada akhir 2025. Selain kendaraan operasional, rencana penggunaan bus listrik untuk mobilitas karyawan juga sedang dikembangkan.
Sejak 2023, Tsingshan Group mulai menggagas penggunaan kendaraan listrik dengan jumlah awal sekitar 10 unit dump truck.
Kini, penerapan energi hijau itu telah diperluas dan turut diikuti tenant-tenant lainnya.









Komentar